Senin, 02 September 2013

RIVIEW "THE BANG-BANG CLUB"


THE BANG-BANG CLUB


Film the bang-bang club ini menceritakan petualangan sekelompok jurnalis foto yang bertugas meliput hari demi hari perang saudara di afrika selatan tepatnya perang antara suku inikatha dan suku zulu.
Mereka terdiri dari kevin carter,greg marinovich,joao dan ken.mereka berempat berburu momen-momen terhebat yang terjadi di medan perang,dengan kegigihan,keberanian,dan bahkan mereka rela menaruhkan nyawanya,mereka tetap semangat menjalankan tugasnya.terkadang rasa takut,marah dan kesedihan  muncul dari diri mereka dengan melihat pembantaian orang-orang secara sadis yang secara nyata terjadi dihadapan  mereka,tapi tanpa mereka sadari sensasi suasana yang seperti itu menjadi suatu tantangan tersendiri yang tak dapat dihindari.
Apalagi saat greg dan kevin berhasil mendapatkan penghargaan “Pulitzer”, sebuah penghargaan yang sangat prestisius di bidang jurnalistik atas karya-karya mereka.

greg dengan fotonya yang mengabadikan orang yang di bantai dengan golok dan dibakar.

 
sedangkan kevin yang mengabadikan foto seorang anak kecil yang nampaknya sedang meregang nyawa dan tak jauh di belakangnya ada seekor burung bangkai yang mengintai anak kecil tersebut.


Dengan adanya foto-foto tersebut dunia tau apa masalah serta pesan-pesan yang terkandung didalamnya.
v  Film ini menjelaskan menjadi seorang jurnalis dibutuhkan keberanian yang luar biasa,rela berkorban dan terpenting tanggung jawab atas semua karya-karyanya.